![]() |
| Masjid Baiturrahman |
Masjid Baiturrahman merupakan salah satu dari empat masjid jami yang berada di Kelurahan Awirarangan, didirikan 32 tahun yang lalu. Sebelum digunakan untuk kegiatan salat Jum’at, dan kegiatan salat fardu berjamaah lainnya, Masjid Baiturrahman merupakan sebuah langgar (musholla) kecil yang hanya mampu menampung jamaah tidak lebih dari 100 orang.
Dengan bertambahnya jumlah penduduk di lingkungan Serang Kelurahan Awirarangan di mana Masjid Baiturrahman berulang kali mengalami perluasan dengan cara membeli tanah di sekitarnya. Dana untuk membeli tanah diperoleh dari infaq, shodaqoh dan wakaf para jamaah dan warga masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Awirarangan ataupun warga Awirarangan yang berada di perantauan bahkan sumbangan dari kaum muslimin yang bukan warga Awirarangan.
Dengan semakin berkembangnya zaman, masjid dituntut untuk dapat berfungsi dan berperan tidak hanya sebagai tempat ibadah ( tempat untuk melaksanakan salat) saja, akan tetapi diharapkan dapat dijadikan sebagai tempat pembinaan umat, seperti : kegiatan pendidikan, sosial, dan dakwah sebagaimana fungsi mesjid di masa Rasulullah SAW. Hal ini membawa konsekuensi perlunya penambahan sarana, prasarana dan fasilitas masjid itu sendiri.
Meningkatnya semangat dan kesadaran beragama warga pada umumnya dan para jamaah pada khusunya dapat terlihat dari penggunaan masjid tidak hanya untuk melaksanakan sholat saja, akan tapi dipergunakan juga untuk melakukan kegiatan sosial kemasyarakan, misalnya : penyelenggarakan akad nikah, pemeriksaan kesehatan, khitanan massal, pengajian rutin ibu – ibu, pesantren Ramadhan Remaja dan lain sebagainya.
Di samping adanya peningkatan penggunaan masjid untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pendidikan/pembinaan umat, daya tampung Masjid Baiturrahman saat ini kurang memadai. Hal ini bisa terlihat terutama pada saat pelaksanaan sholat Jum’at, sholat Tarawih dan Sholat ‘Id. Jamaah Masjid Baiturrahman tidak dapat tertampung di dalam dan di halaman masjid, sehingga mereka menempati pekarangan rumah, bahkan teras warga. Hal ini tentu saja mengganggu kenyaman dan kekhidmatan pelaksanaan ibadah,
Berdasarkan kondisi objektif di atas serta didorong rasa tanggung jawab terhadap syi’ar Islam dan ummat, timbul niat, tekad dan keinginan yang kuat untuk membangun kembali Masjid Baiturrahman agar menjadi masjid yang lebih representatif, sebagaimana yang didambakan dan dibutuhkan oleh umat Islam di Lingkungan Serang Kelurahan Awirarangan Kec./Kab. Kuningan Jabar.


